SOP Mengoperasikan Komputer Yang Baik

Komputer sudah menjadi bagian hidup dari manusia dari kota sampai ke desa, ditambah teknologi informasi yang semakin pesat. Imbasnya banyak pekerjaan yang berkaitan dengan komputer dari desain grafis, menulis untuk media, serta editing. Jadi bidang multimedia ini sangat dibutuhkan banyak orang atau banyak perusahaan, tinggal pintar menempatkan posisi keahlianmu dengan baik.  Walau semua sudah tahu wujud komputer, tapi menggunakannya tidak seperti monitor televisi, atau radio. Supaya menggunakannya menjadi baik dari segi kesehatan dan keselamatan dan bisa membuat komputer atau laptopnya lebih awet, ya harus mengikuti standar oprerasional prosedur (SOP).

Posisi tombol power monitor berbeda-beda untuk tiap produk atau merk

Yang pertama kenali dulu bagian-bagian dari komputer, seperti monitor, CPU, keyboard, dan mouse. Ok kita bahas mengenai monitor, di mana file atau kerjaan kita bisa terlihat. Ada dua kabel yang biasanya terhubung dengan monitor yaitu kabel yang terhubung dengan listrik, kabel power. Dan satu lagi yang terhubung dengan CPU. Kalau powernya tidak nyala berarti ada maslah di kabel menuju colokan listrik. Tapi kalau powernya nyala tapi tetap tidak memunculkan gambar, hitam saja, artinya ada masalah di kabel warna biru yang terhubung antara monitor dan CPU. Biasanya karena kabelnya longgar, atau kuncian kabelnya, atau kabelnya memang rusak, dan sebagainya. Selain masalah pada perangkat keras, monitor ini juga bisa merusak mata kita kalau tidak bijak mengutamakan kesehatan dalam menggunakannya. Mata kita jadi "mules" atau pedes karena tidak berhenti menatap monitor, jadi coba sesekali istirahat melihat ke luar, ke pepohonan yang hijau untuk beberapa menit sebelum melanjutkan pekerjaan di depan komputernya. Dan konsumsi makanan yang mengandung vitamin A supaya matamu sehat dan kuat, seperti telur, ati, wortel, dan lainnya. Juga perbanyak minum air mineral, supaya kesehatan lebih terjaga, dan tentunya berolah ragalah.


CPU atau prosesor tampak belakang dan depan

Yang kedua adalah CPU atau prosesor yang merupakan otak dari komputer yang melaksanakan perintah untuk menampilkan  apa yang diinginkan pengguna. Untuk menyalakan komputer tentu saja ada tombol power di CPU, juga banyak slot baik untuk USB, memory, dan juga untuk kabel. Kabel yang terhubung ke CPU selian kabel biru dari monitor, juga kabel ke power listrik, kabel mouse, kabel LAN untuk internet, dan semua kabel yang ingin terhubung ke komputer tentunya mengarah ke CPU, ya tentu saja seuai dengan colokan yang tersedia di CPUnya. Untuk menyalakan meimjit tombol power, tapi tidak untuk mematikan, caranya beda harus sesuai prosedur.

Keyboard hitam dan mouse putih
Monitor dan CPU biasanya ukurannya lebih besar dibanding keyboard atau papan tombol, bagi yang tebiasa mengetik cepat pasti harus menghapal posisi dari huruf beserta angka serta simbol, dan tombol perintah dalam pengetikan. Untuk membuka software dengan tool yang tersedianya biasnya dikaitkan dengan salah satu tombol saja untuk mempercepat pekerjaan. Termasuk tombol perintah yang menjadi umum atau sama dengan komputer dan software lainnya, walau kadang ada yang beda. Misalnya untuk membuat file baru tentu saja memijit dua tombol CTRL + N, untuk mengkopi CTRL + C, untuk mempaste CTRL + V, untuk menduplikat CTRL + D, untuk mengeprint file CTRL + P, dan tombol perintah lainnya. Kabel keyboard tentu saja ditancapkan ke CPU, jadi kalau ada masalah segera cek maslah kabelnya dulu. Untuk mouse atau tetikus terbagi menjadi dua jenis, yang berkabel dan tidak ada kabelnya (nirkabel atau wireless). Biasanya bedanya yang berkabel tanpa batere karena powernya dari CPU, kabel mouse biasanya ditancapkan ke CPU. Jadi untuk mengenali komputer dengan baik ya cukup mengenali monito, cpu, keyboard, maouse, dan kabel-kablenya. Ok, sekarang kita bicara bagaimana sebaiknya komputer dinyalakan,, digunakan, sampai dimatikan lagi dengan baik sesuai prosedur.

Berdasar K3LH yang diujikan oleh LSP, dan juga pengalaman menggunakan komputer. Selain posisi duduk yang nyaman, kursi yang ada sandarannya bila bekerja sehari delapan sampai sembilan jam di depan komputer. Posisi mouse di sebelah kanan keyboard, kecuali yang kidal mungkin hehehe... Ya sejejar dengan keyboard, ya ini biar terlihat lebih rapih saja. Atur kekontrasan monitor, poisi teombol dan setingan biasanya rada beda pada tiap monitor. Tentunya tidak memantulkan cahaya, sehingga silau, dan bisa merusak mata.

Yang pertama dilakukan ya tentu saja berdoa, dan baca bismallah untuk memulai pekerjaan, dan tekan tombol power di CPU, juga power pada monitor. Biarkan CPU melakukan proses booting. Ketika proses booting selesai, baru kita membuka software yang akan kita pilih. Untuk anak multimedia tentu saja harus terus mengikuti perkembangan software untuk kerjaannya seperti pengolah vector diantaranya CorelDraw, Adobe Illustrator, Inkscape, dan sebagianya. Untuk pengolah bitmap ada Adobe photoshop, CorelPaint, Lightroom, dan sebagainya. Untuk membuat animasi ada Adobe Flash, Moho, Blender, Toonboom, dan sebagainya. Untuk editing video seperti Adobe Premier, Filmora, dan sebaginya. Untuk visual effect, motion grafis bisa menggunkan adobe after effect, dan banyak lagi software yang bisa dicoba untuk memperkeren karya atau kontennya. Jangan lupa per berapa kali disave, takutnya tiba-tiba listrik mati, tiba-tiba komputer nge-hang, crash, dan error lainnya. Mungkin bisa nge-save pekerjaan per lima belas menit, daripada setelah dua jam proses pengerjaan, tiba-tiba error, dan akhirnya kamu harus mulai dari nol atau dari awal lagi. Pasti capek banget tuh! Menidngan sering-sering di-save saja, kan cuma klik tombol CTRL dan tombol S, dan hanya butuh beberapa saat saja untuk proses penyimpanan ini.

Setiap software akan menyimpan dalam bentuk file mentahnya, misalnya untuk CorelDraw akan tersimpan dalam bentuk jenis file CDR, Adobe Illustrator dalam bentuk file AI, Adobe Photoshop dalam bentu file TIFF atau PSD. Sementara file yang umumnya beredar dan terlihat di internet adalah JPEG. Misal untuk CorelDraw selain file mantah berupa CDR, tinggal ekspor saja menjadi JPG untuk file solid bitmapnya. Atau kalau untuk kebutuhan membuat logo yang backgorundnya transparan dan buat keperluan pembuatan video yang save saja PNG dengan high resnya 72 DPI saja, jangan terlalu besar filenya nanti berat membaca dan merendernya. Untuk mempermudah dan mempercepat pengerjaan selain sesuaikan resolusi atau besaran imej yang dibutuhkan, juga harus menyimpan file di Drive D atau DATA, buat folder yang tersusun rapih, baik diberi nama yang singkat, penomoran, juga tanggal. Karena kalau kita menyimpan file kita di Drive C, tempat sistem komputer kita beroperasi yang dipenuhi beragam software atau perangkat lunak, terus dijejali file kita tentu saja akan menambah beban, sehingga memperlambat kerja komputer, maka sebaiknya jangan menyimpan file di Desktop juga karena tampilan desktop juga berada di Drive C.

Nah, setelah kerjaan kita selsai dan disimpan (save), maka software yang kita buka wajib ditutup dulu kalau sudah tidak digunakan. Tinggal pilih silang, untuk menutupnya. Biarkan perangkat lunak tadi menutup dulu dengan benar. Semua perangkat lunak atau software yang dibuka, sebelum dimatikan komputernya harus ditutup dulu. Setelah tidak ada software yang terbuka, baru pilih bagian SHUTDOWN, yang biasanya berada di pojok kiri bawah desktop. Dan tunggu sampai komputer benar-benar mati, sebelum ditinggal pergi. Dan malah sebaiknya koneksi aliran listrik di laboratorium komputer diturunkan atau dimatikan untuk menjaga keamanan dari bahaya konsleting listrik.

Bagitu kira-kira cara menggunakan komputer yang baik dan aman, juga sehat. Kalau ada pertanyaan, silahkan isi komentar di bawah. Insya Allah, akan segera dijawab. Semangart Multimedia!






Tidak ada komentar:

Posting Komentar

50 Soal PAT Desain Grafis Percetakan

  SOAL PAT SMK TELADAN KERTASEMAYA TAHUN PELAJARAN 2022/2023   Nama Guru                     : Ahmad Zeni, S.Sn Mata Pelajaran    ...