Apakah Wong Dewek Sama Dengan Karwek?

Anti Karwek karya KlamB
Pada suatu hari ada seorang siswa yang datang kesiangan... Karena takut dihukum gurunya yang kebetulan rumahnya satu blok di desanya, siswa itu pun berseru "Pak, saya kan wong dewek..." Hmm... Segitunyakah peninggalan masa kampanye politik membekas pada seorang siswa... Sehingga kata "wong dewek" menjadi senjata untuk meloloskan diri dari peraturan yang dilanggar?


Padahal Pangeran Wiralodra yang mendirikan kota Indramayu berasal dari Jawa Tengah. Kalau diperhatikan budaya Indramayu atau Cirebon dan sekitarnya mempunyai bahasa yang khas, beberapa katanya sama dengan beberapa daerah... Corak budayanya pun demikian, seperti batik dan bangunannya ada beberapa bentuk campuran budaya. Karena dulunya menjadi tempat singgah semua orang dari berbagai daerah atau bangsa. Harusnya kita yang tinggal di daerah Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan harusnya bisa lebih terbuka... Kalau benar-benar menyadari sejarah, termasuk sejarah nasional yang bersatu mengutamakan nasionalisisme.

Jadi kalau mau maju? Sudah tidak zamannya ketika kampanye terlihat tidak cerdas dengan menggunakan kata "Wong Dewek" untuk memaksakan terpilih! Hei, sadarlah... Mari rajin bekerja atau berkarya dengan baik! Dan hilangkan rasa kesukuan, kembangkan budaya yang baik... kita adalah Indonesia! Dan bekerjalah dengan baik dan tulus di mana kakimu berpijak! Setuju?

Comments

Popular Posts