Karya Dari Kertasemaya Di Lomba Kartun Iran

Karya Ahmad Zeni, S.Sn

Apa bedanya kartun dan karikatur? Dalam pelajaran Seni Budaya kalau ditanyakan ke peserta didik kadang masih belum ngeh...  Atau malah kartun kadang dianggapnya animasi hehehe... Tiga karya ini memang mirip kesannya... Hanya dibedakan kalau kartun adalah gambar lucu, animasi adalah gambar bergerak, dan kalau karikatur adalah gambar sosok tokoh yang didistorsi. Jadi kalau ada yang pesan jasa karikatur jangan marah kalau mukanya tidak seimut atau seganteng kalau gambarnya dikartunkan. Itu saja deh kalau soal teori atau istilah berdasarkan pengamatan saya, siy... Eh, sekedar berbagi kebahagiaan lagi kalau dari kompetensi Multimedia SMK Teladan Kertasemaya, Indramayu ada beberapa karya kartun yang diikutkan pada lomba kartun yang diadakan di negara Iran.


Alhamdulillah, awal tahun 2017 ini satau lomba internasional bisa diikuti. Yang penting berpartisipasi dulu ya... Di tengah kesibukan sekolah, dan sebagainya...  Lomba kartun ini sebenarnya diikuti oleh empat orang dari kompetensi Multimedia SMK Teladan Kertasemaya, tapi ada beberapa kendala. Lomba internasional seperti ini selain ada kemudahan juga kendalanya yang kadang rada kurang dipahami, mungkin... Siapa saja siy yang ikutan dari SMK Teladan Kertasemaya?
Banyak peserta dari Indonesia

Saya sebagai gurunya tentu saja ikut serta, alhamdulillah... Ada di urutan 9 dalam daftar pesertanya maklum punya nama dengan huruf awal A selalu berada di paling duluan untuk disebutkan... Kartun yang dikirmkan masih bertema keprihatinan akan kondisi perbukuan terutama cetak yang semakin tergerus oleh digital. Dan peer bagi saya yang belum membuat watermark untuk karya... Untuk yang karya berikutnya akan dicoba dibubuhi watermark.


Karya kedua yang diikutkan adalah kartun karya Mukhit kelas X Multimedia SMK Teladan Kertasemaya. Sebenarnya Mukhit lebih duluan mengirimkan karya daripada gurunya hehehe... Ya, sekitar beda dua mingguan, mungkin bulan Desember. Soalnya awalnya deadlinenya adalah tanggal 30 Desember yang kemudian diundur menjadi 19 Januari 2017. Dan sepertinya namanya tersesat menjadi warga negara asing xixixi... Coba saja lihat di daftar dari negara Australia... Karena ada nama Mukhit Marley di sana. Entahlah apakah ada nama yang sama dengan Mukhit dari Bangodua mungkin hehehe...

Kartun karya Amir Dinillah
Karya yang ketiga adalah karya Amir Dinillah, tapi entah kenapa tidak terdata ya? Walau kirimnya mudah lewat email, murah dan cepat sampai dalam hitungan detik. Tapi komunikasi rada sulit, kalau bertanya pasti minta dikirimkan ulang filenya... Sayangnya, karen kesibukan sekolah Amir tidak pernah mengirim ulang karyanya sehingga namnya tidak terdaftar di lomba kartun Iran ini... Yah, sayang banget siy...



Kartun karya Said Anwaroh

Dan karya keempat atau terakhir adalah karya dari Said Anwaroh, senasib dengan karyanya Amir yang tidak terdaftar di list booktoon.ir... Ya sudah bagaimana lagi... Mudah-mudahan nama Mukhit kalau dicek panitia berasal dari Indonesia harusnya bisa diperbaiki dalam katalog Biennialnya. Saya sendiri pernah melihat katalog lomba kartun internasional dari teman waktu kuliah... Tapi wampai kerja paling hanya ikutan event kartun nasional saja. Baru kali ini ikutan skala internasional setelah jadi guru, sepertinya. Ya, itulah berkarya walau bisa, kalau tidak niat dan tidak disempatkan ya tidak akan terdaftar... Ayo, kita coba lagi lomba kartun berikutnya baik skala nasional maupun internasional. Semangart!

Comments

Popular Posts