Asosiasi Fotografi Indramayu dan Multimedia

Multimedia SMK Teladan pun mengapresiasi pameran foto AFI 
Alhamdulillah, pada hari Sabtu, 22 April 2017 akhirnya jadi juga mengunjungi pameran foto yang diadakan di gedung Dewan Kesenian Indramayu oleh AFI (Asosiasi Fotografer Indramayu). Ajang ini dalam rangka ulangtahun DKI ke enam belas. Acara pameran ini seru dan banyak vitamin pengetahuannya karena pas hari Sabtunya ada sekitar tiga sesi workshop dari para pembiacara yang berbobot tentunya...




Suasana Workshop 
Tadinya mau datang ramai-ramai bersama beberapa guru dan siswa kelas X Multimedia SMK Teladan Kertasemaya... Tapi sayang banyak kendalanya, selain konsentrasi belajar dan persiapan pelepasan kelas XII. Akhirnya kami bertiga berangkat... Maklum walau di Indramayu tidak pernah macet seperti di kota besar, tapi untuk kendaraan umum termasuk susah dan kategorinya mahal dan sulit dibanding membawa sendiri kendaraan roda dua. Maka setelah istirahat KBM kami langsung berangkat, sampai di gedung DKI sekitar pukul setengah dua belasan... Masih di workshop sesi pertama tapi sudah mendekati ujung, tapi untungnya Jericho Kaysar Turidi sebagai pembicara pertama sempat mengulas dari awal workshop mengenai "Lighting"... Menurutnya background menjadi sangat penting, karena objek apapun atau siapa saja yang difoto akan terlihat bagus karena begron yang indah! Dan sampai tulisan ini saya tulis saya masih menantikan kiriman email mengenai materinya... Semoga jadi dikirimkan, ya...

Jeda sholat dzuhur, kami sholat di masjid Agung Indramayu yang berada di samping pendopo bupati... Kami pun kembali ke temoat workshop dan pameran foto. Dan sesi kedua pun  dimulai...  dengan pembicara Agus Bebeng yang terlihat nyentrik... Dan workshop pun dibuat tidak formal dengan merubah posisi tempat duduk melingkar membentuk arena. Gelas pelastik minuman, sendal gunungnya, pisau, dan hape peserta dijadikan alat peraga. Fotografer jurnalistik banyak tantangannya... Gak cukup modal keberanian, butuh kecerdasan! Bisa keliling nusantara ataupun dunia, tapi harus siap dengan segala resiko yang berkaitan dengan nyawa atau psikis... Mungkin itu kesimpulan dari workshop yang dibawakan oleh fotografer jurnalistik dari kantor berita Antara ini.

Sayangnya waktu sudah menunjukan pukul setengah tiga sore... Kami yang jauh dari daerah kertasemaya, dan Jatibarang pun akhirnya memilih tidak mengikuti workshop sesi ketiganya... Sayang banget... Tapi, alhamdulillah dengan bisa hadir mengapresiasi pamerannya plus mendengarkan dan melihat workshopnya menjadi pengalaman berharga ditambah pengetahuan yang jarang kami daptkan baik untuk saya sebagai guru maupun siswa yang ikut hadir. Sayangnya, padahal di sekitar Indramayu kota sudah banyak SMK dengan jurusan multimedia yang dekat dengan gedung DKI, tapi antusias untuk mengapresiasi dan mendapatkan ilmunya masih kurang... Malah ekskul di salah satu SMA yang malah hadir. Semoga kalau AFI menggelar acara serupa di gedung DKI atau di manapun di Indramayu bisa memotivasi pengunjung lebih banyak lagi untuk mengapresiasi dan ikut serta dalam workshopnya... Terutama SMK yang mempunyai kompetensi multimedia, karena ini memang bidangnya, dan tentu saja tidak hanya ilmu, tapi banyak manfaat lainnya... Semangart 47!

Comments

Popular Posts